Cerita Perjalanan Singkat Di Kota Kupang

wisata kupang

Pada artikel kali ini https://sedayubet.org/ akan meceritakan perjalanan singkat di kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, dari pada berlama lama langsung aja yuk..

 

PANTAI LASIANA
Pantai ini memang bukan yang tercantik, tidak sedikit yang lebih cantik, tapi barangkali Lasiana-lah yang sangat populer di Kupang. Hampirseluruh orang tahu mengenai pantai ini. Lasiana adalahpantai yangsangat tepat guna dikunjungi bareng keluarga atau teman-teman. Pantai ini seringkali ramai kala weekend, entah pagi ataupun sore.

Lokasinya tak begitu jauh dari kota Kupang. Melewati jalan Timor Raya, jaraknya selama 12 km dari pusat kota Kupang. Dari jalan Timor Raya,anda harus melalui jalan masuk sepanjang sejumlah ratus meter. Gue biasa kesana gunakan sepeda motor dengan masa-masa tempuh selama 30 menit dari kosan di wilayah Jalan Palapa.

Lasiana mempunyai pantai yang luas dan lebar. Pantainya juga didominasi oleh pasir, sehingga dapat digunakan guna bermain bola di pagi atausenja hari yang santai

. Anak-anak dapat puas main pasir, sementara yang dewasa seringkali foto selfie atau bernarsis ria, 😀

Air lautnya tenang dengan ombak kecil yang ramah guna anak-anak berenang. Sehingga orang tua tak perlu cemas bila anak-anaknya bermain di pantai. Pohon lontar dan kelapa di sepanjang pantai memberi kesejukan dan keteduhan sendiri.

Terdapat tidak sedikit lopo atau pondok penjaja makanan dan minuman di dekat pantai. Ayam bakar, pisang gepe (pisang bakar khas Kupang), kelapa muda, dan jagung bakar ialah contoh yang dipasarkan disana. Dan masihtidak sedikit makanan dan minuman lainnya yang dijajakkan. Gueseringkali beli pisang gepe dan es kelapa muda. Terlebih ketika cuaca lagi panas-panasnya,

So, tidak boleh lewatkan Pantai Lasiana. Walaupun masih tidak sedikit pantai yang jauh lebih kece daripada pantai ini di Pulau Timor, namun gue jamin deh gak terdapat yang serame ini, hehe.. Rasanya gak lengkap bila ke Kupang, terus jalan-jalan ke pantai-pantai canggih macam Kolbano dan Tablolong, namun gak datang ke Lasiana. Ikon kota Kupang nih..

 

SEJUKNYA AIR TERJUN OENESU

Sebagai anak rantau yang jauh dari keluarga, akhir pekan biasa gue dan teman-teman pakai untuk tapaleuk di dekat Kota Kupang. Tapaleuk ialah bahasa Kupang yang dengan kata lain jalan-jalan. Itupun bila teman-teman lagi terdapat di Kupang alias gak terdapat yang dinas ke luar kota.

Weekend datang, dan anak-anak penghuni “kos damai” lagi kumpul seluruh di kosan. Akhirnya kami merencanakan guna tapaleuk ke pantai tablolong. Tapi sebelum mengarah ke pantai, kami merencanakan guna terlebih dahulumendatangi air terjun oenesu. Air terjun oenesu ialah salah satu air terjun di pulau Timor yang tempatnya paling dekat dengan kota Kupang. Oeialah bahasa Kupang yang dengan kata lain air. Maka tiap wilayah yang tanahnya berisi tidak sedikit air tentu selalu dimulai dengan kata “oe”, seperti Oenesu ini, terus ada pun Oebobo, Oepura, dll. Ini pun bukti bila tidak seluruh tempat di pulau Timor tersebut gersang

Dengan bermodalkan sepeda motor, siang tersebut berangkatlah gue bersama Andri, Bram, Putri, Bastian, Augus, Arsy, dan Bli. Ada dua jalan mengarah ke pantai Tablolong, lewat jalan pantai dan jalan perkampungan. Karenainginkan mampir di air terjun oenesu, maka yang diambil ialah jalur perkampungan.

Perjalanan dari Kota Kupang ke air terjun oenesu memakan masa-masa sekitar separuh jam. Perjalanan ini ingin membosankan sebab kitamelulu melewati rumah-rumah warga. Dari jalan utama, anda harus berbelok ke kiri menyusuri jalan yang lebih kecil dan rusak. Beberapa ketika kemudian, tibalah di gerbang kedatangan.

Dari parkiran, anda harus menyusuri tangga guna sampai di lokasi air terjun. Dari sini, bunyi gemericik air terjun yang merdu udah mulai terdengar. Daerah selama air terjun oenesu termasuk rimbun sebab dikelilingi tidak sedikit tumbuhan. Udara di sini segar dan sejuk, angin semilir menerpa wajah dan badan, dan nyanyian burung tersiar bersahutanmeningkatkan ketentraman di wilayah ini

Sampai di bawah, kita dapat melihat bila oenesu terbagi menjadi 3unsur air terjun. Air terjun kesatu berada dekat jembatan, kecil dantidak cukup menarik. Air terjun kedua ialah yang sangat lebar. Air terjun sangat atas adalahair terjun yang sangat tinggi diantara ketiganya.

Setelah melalui jembatan, kita ditunjukkan menuju air terjun kedua yang rame. Banyak muda mudi yang datang, baik guna berfoto maupun guna bermain air. Memang di air terjun kedua ini lah yang sangat tepat bikin berenang dan bermain air. Saat tersebut gue pun pengen nyebur sebenernya, namun gue gak bawa baju ganti dan masih bakal bermain di pantai.

Di samping asik bikin bermain air, yang unik dari air terjun yang kedua ini ialah terdapat tidak banyak pijakan guna berdiri di tengahnya. Ini bagus buat semua manusia-manusia yang senang berpose di lokasi wisata ahaha.. Maka kami bergantian berpose di unsur itu. Untuk mengarah ke kesana pun lumayan mudah sebab batuannya ingin enggak licin.

Air terjun yang menurut keterangan dari gue sangat indah ialah air terjun terakhir yang letaknya sangat atas. Air terjun ini sangat tinggi di oenesu dan terbagi lagi menjadi 2 bagian. Disini percikan air berasa banget dan meningkatkan kesegaran saat merasakan keindahannya. Gue juga berlama-lama di lokasi ini sebab menurut keterangan dari gue ini yang paling unik dan sangat menyegarkan. Kalau ke sini bawa hammock, terus dibentangin diantara dua pohon, terus bobo siang, kayanya enak ini

Kami gak dapat berlama-lama di Oenesu sebab tujuan utama kami ke pantai Tablolong. Maklum waktu tersebut berangkat siang dan kami hendak berburu sunset di pantai Tablolong, yang memang adalahsalah satu daya tariknya. Sebelum kesorean, kesudahannya kami pulang ke parkiran dan mengemudikan motor setiap lalu berangkat mengarah ke Tablolong.. bye bye Oenesu.

 


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *